Musik Metal Menurut Pandangan Islam

Ads by Google
band metalLatar Belakang
Sejarah Musik Metal awalnya berawal dari aliran Heavy Metal yang berakar menjadi musik metal sekarang, seperti Death Metal, Melodic Death Metal, Black Metal, Deathcore, Power Metal, Ghotic Metal, Slamming Brutal Death Metal, Pure Metal, Progressive Metal dan masih banyak lagi aliran musik metal yang berkembang di era 20an ini, apa itu Heavy Metal ? Heavy metal adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang pada 1970-an. Aliran musik ini mengutamakan gitar yang cukup banyak.
Nama Heavy metal digagas oleh Band Hard Rock Tahun 60'an Steppenwolf, dalam lagu mereka yang berjudul 'Born To Be Wild' (ada di baris kedua bait kedua).
"I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin' with the wind And the feelin' that I'm under".
Tapi istilah itu belum dipakai secara tepat sampai pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis album debut album mereka yang berjudul ' Black Sabbath'.
black sabbath metal
Black Sabbath, salah satu penggagas aliran musik Heavy Metal dari Inggris


Pandangan Islam Terhadap Musik
   
Sebelum mempelajari lebih lanjut tentang pandangan Agama Islam Terhadap Musik Metal, terlebih dahulu kita mengetahui pandangan Agama Islam terhadap musik.
Bagaimanakah Islam memandang musik? Ada dua pandangan di dalam Islam terhadap musik. Ada ulama yang membolehkan dan ada pula yang melarangnya. Perbedaan ini muncul lantaran Alquran tak membolehkan dan melarangnya."
   
Ulama terkemuka Dr Yusuf Al-Qardawi dalam bukunya, "Al-Halaal wal Haraam fil Islam", memperbolehkan musik dengan sejumlah syarat. Sebenarnya, sejumlah ritual keagamaan yang dijalankan umat Islam mengandung musikalitas. Salah satu contohnya adalah alunan adzan. Selain itu, ilmu membaca Alquran atau ilm al-qiraah juga mengandung musik.

Meski begitu, Al-Albani melarang umat Islam untuk bermusik. Ia mendasarkannya pada salah satu hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari. “Akan ada dari ummatku kaum yang menghalalkan zina, memakai sutra, minuman keras, dan alat-alat musik.

Secara umum, umat Islam memperbolehkan musik. Bahkan, di era kejayaannya, umat Islam mampu mencapai kemajuan dalam bidang seni musik. Terlebih lagi, musik dan puisi menjadi salah satu tradisi yang berkembang di Semenanjung Arab sebelum kedatangan Islam.

Itulah pandangan Islam tentang Musik, lantas bagaimana pandangan Islam terhadap Musik Metal (musik keras)?

Pandangan Islam Terhadap Musik Underground Metal
Setelah membaca beberapa artikel yg ngebahas tentang pandangan Islam terhadap musik underground, kebanyakan dari para ulama utamanya ulama-ulama dari Front Pembela Islam atau FPI sangat menolak kehadiran musik Metal, Musik Underground serta Musik keras lainnya di kalangan remaja kini, karena menurut mereka  musik Underground atau Metal bertujuan untuk menjauhkan anak muda dari ajaran Islam. kata Farid Budi Fahri seorang Senior dari FPI.
Namun pandangan tersebut berusaha di patahkan oleh berbagai kalangan remaja di Indonesia, seperti yang dilakukan komunitas underground band metal seperti Tengkorak, Purgatory, Aftermath, Punk Muslim, dan Roots of Madinah, mereka melakukan perlawanan terhadap JIL baru-baru ini, tepatnya pada tanggal 9 maret 2012, dan melakukan longmarch menuju monas, karena menurut mereka pemikiran Liberalisme dan Pluralisme sangat berbahaya bagi remaja yg buta akan agama.

Tidak hanya Eksis di melakukan perlawanan Dunia Nyata mereka juga sering terlibat argument di Dunia Maya atau untuk mematahkan pemikiran JIL. Berbeda dengan band metal lainnya Mereka bermusik dan lebih cenderung untuk berkarya tetapi tidak melupakan dan tetap menjaga akidah dan Syariat Islam. inilah yang dinamakan White Metal, jika Black Metal adalah musik yang kerap mengusung bermusik untuk Melawan Agama maka White Metal adalah sebaliknya.(y)

Mengapa Banyak Ulama yang Menolak Musik Underground Utamanya Musik Metal ??
Menurut pendapat saya, mungkin ini disebabkan karena awal mula munculnya Musik Metal di Indonesia awalnya berasal dari budaya barat yang bisa dibilang kurang layak untuk ditiru entah dari segi dandanan maupun akidah yang sangat bertentangan dengan syariat Islam, contohnya seperti band yang beraliran Black Metal, suatu aliran Metal yang kebanyakan liriknya mengandung unsur tentang perlawanan, dan permusuhan terhadap agama dan kebanyakan dari mereka adalah seorang pengikut Satan atau Satanisme, mungkin inilah yang membuat para ulama menolak musik Underground, apalagi moralitas penduduk di Indonesia beragama Islam, jadi sulit bagi para ulama untuk tidak menolak masuknya musik Metal di Indonesia dan Faktanya, memang banyak anak muda yang terjerumus karena melakukan pemujaan yang berlebihan terhadap idolanya. namun dengan berkembangnya jaman anak muda sekarang sudah pintar untuk menilai yang mana yang baik dan mana yang buruk sehingga sedikit demi sedikit pandangan tersebut bisa diubah.
   
Kesimpulan
Jadi kesimpulannya, tidak apa-apa dalam menyukai sesuatu tetapi jangan berlebihan agar kita bisa mengontrol antara Agama dan Apa yang kita sukai . Walaupun Musik Metal adalah musik yang keras tetapi tidak selamanya harus dipandang sebelah mata dan inilah saatnya bagi pemuda untuk mengubah pandangan tersebut, dan tunjukkan bahwa Metal nggak selamanya memiliki pandangan seperti itu, seperti yg dilakukan para pemuda dari komunitas Underground, Salam Satu Jari "One Finger Movement" dan band-band Underground Metal lainnya. :) Baca juga :  Dead Breath, Band Metal Yang Memegang Teguh Ajaran Islam

sumber
Ads by Google